Tuesday, October 27, 2026

Honda NSX: Supercar Pertama Yang Bikin Ferrari Ketakutan

 Honda NSX adalah bukti bahwa Honda yang biasa bikin motor bebek irit, ternyata bisa membuat supercar yang membuat Ferrari ketakutan dan malu. Di tahun 1990, ketika Ferrari masih bermasalah dengan kualitas dan kenyamanan, Honda datang dengan NSX yang kencang, nyaman, dan tidak pernah mogok.Bahkan legenda F1 Ayrton Senna ikut turun tangan langsung mengembangkan mobil ini. Inilah cerita lengkap kenapa NSX disebut sebagai supercar Jepang pertama yang mengubah dunia.

1. Dibuat Karena Honda Kesal Melihat Ferrari

Cerita NSX bermula dari rasa kesal. Pada akhir tahun 80-an, para insinyur Honda melihat supercar Eropa seperti Ferrari 348. Mereka melihat mobil itu kencang tapi sangat tidak nyaman, setirnya berat, visibilitas buruk, dan sering rusak. Honda berpikir, kenapa tidak membuat supercar yang kencang tapi bisa dipakai harian seperti Civic?

Proyek NSX pun dimulai dengan kode New Sportscar eXperimental. Honda memiliki misi yang sangat ambisius, yaitu membuat sasis dari aluminium monocoque pertama di dunia untuk mobil produksi massal. Pada tahun 1990, itu adalah teknologi pesawat luar angkasa. Ferrari pun belum menggunakan sasis aluminium penuh saat itu.

Hasilnya adalah mobil dengan bobot hanya 1350 kg, sangat ringan untuk supercar dengan mesin tengah. Bobot ringan inilah kunci kenapa NSX sangat lincah di tikungan.

2. Dibantu Langsung Oleh Ayrton Senna, Legenda F1

Ini adalah rahasia yang membuat harga NSX terus naik. Pada saat pengembangan, Honda mengundang pembalap F1 mereka, Ayrton Senna, untuk mengetes NSX di sirkuit Suzuka, Jepang.

Senna setelah mencoba prototype awal NSX, langsung memberikan masukan yang sangat keras. Ia mengatakan sasis mobil terlalu lembek dan kurang kaku. Honda pun langsung merombak total sasis NSX dan menambah kekakuan hingga 50 persen berdasarkan masukan Senna.

Senna juga yang meminta agar posisi mengemudi dibuat sempurna. Itulah mengapa visibilitas NSX sangat luar biasa untuk supercar mesin tengah. Kaca depannya besar, pilar A nya tipis, kamu bisa melihat ujung depan mobil dengan jelas. Tidak seperti Lamborghini atau Ferrari yang seperti mengintip dari lubang.

Karena ada sentuhan Senna, NSX dianggap sebagai mobil yang memiliki jiwa pembalap F1. Nilai historis ini yang membuat kolektor rela membayar mahal.

3. Mesin VTEC V6 3.0L Yang Bisa Teriak Sampai 8000 RPM

NSX generasi pertama NA1 menggunakan mesin C30A 3.0L V6 VTEC Naturally Aspirated. Tenaganya 280 HP pada tahun 1990, angka yang sangat besar saat itu. Tapi yang membuatnya spesial bukan angka tenaganya, melainkan karakternya.

Mesin ini menggunakan teknologi VTEC yang membuat mobil memiliki dua karakter. Di bawah 5800 RPM, mobil halus dan irit seperti mobil keluarga. Tapi begitu jarum melewati 5800 RPM, VTEC aktif, suara berubah menjadi teriakan balap yang melengking sampai 8000 RPM. Sensasinya seperti motor balap.

Mesin ini juga dipasang melintang di tengah, tepat di belakang pengemudi. Itu memberikan distribusi bobot yang sangat ideal dan suara mesin yang langsung masuk ke telinga pengemudi. Mesin C30A ini terkenal sangat bandel, banyak unit yang sudah menempuh lebih dari 300.000 km tanpa pernah turun mesin, sesuatu yang mustahil terjadi pada Ferrari 348 di tahun yang sama.

4. Kenyamanan Yang Membuat Ferrari Malu

Di tahun 1990, jika kamu membeli Ferrari 348, kamu harus siap dengan AC yang tidak dingin, kopling yang berat seperti angkat barbel, dan mesin yang overheat jika macet. NSX melakukan hal sebaliknya.

Honda memasang AC yang sangat dingin, power steering yang ringan, kopling yang empuk seperti Civic, dan bahkan ada cup holder. Kamu bisa memakai NSX untuk pergi ke kantor setiap hari, macet-macetan, tanpa masalah. Kunci kontaknya pun sama dengan kunci Honda Accord.

Gordon Murray, desainer legendaris McLaren F1 yang merupakan supercar tercepat di dunia tahun 90-an, pernah berkata bahwa setelah ia mencoba Honda NSX, ia memutuskan bahwa McLaren F1 harus memiliki kenyamanan dan visibilitas seperti NSX. Ia bahkan menjadikan NSX sebagai benchmark untuk mengembangkan McLaren F1. Bayangkan, McLaren F1 seharga 15 Miliar menjadikan Honda NSX seharga 1 Miliar sebagai inspirasinya.

5. Harga Yang Terus Naik Karena Langka dan Ikonik

Selama produksi dari tahun 1990 sampai 2005, Honda hanya memproduksi sekitar 18.000 unit NSX generasi pertama di seluruh dunia. Jumlah yang sangat sedikit untuk mobil yang diproduksi selama 15 tahun.

Varian yang paling dicari adalah NSX Type R yang hanya dijual di Jepang. Type R lebih ringan 120 kg karena tanpa AC, tanpa audio, dan menggunakan jok Recaro karbon. Honda NSX Type R hanya dibuat 483 unit saja. Harganya sekarang sudah tembus di atas Rp 4 Miliar di pasar internasional.

Di Indonesia, populasi NSX generasi pertama bisa dihitung jari, mungkin tidak sampai 15 unit yang suratnya lengkap dan asli. Itulah mengapa setiap kali ada yang muncul di listing mobil bekas, harganya langsung Rp 2.5 Miliar ke atas, bahkan untuk kondisi yang butuh restorasi.

Kesimpulan: Apakah NSX Masih Relevan?

Jika kamu mencari supercar yang bisa dipakai harian, yang tidak membuat pusing dengan biaya servis gila-gilaan, yang memiliki sejarah yang melibatkan Ayrton Senna, dan yang desainnya tidak akan pernah ketinggalan zaman, maka Honda NSX generasi pertama adalah jawabannya.

Mobil ini bukan hanya sekedar mobil kencang. Ia adalah titik balik sejarah otomotif dunia, di mana supercar tidak lagi harus menyiksa pemiliknya. Ia adalah mobil yang mengajarkan Ferrari bagaimana cara membuat supercar yang benar. Dan karena itulah, ia akan selamanya menjadi legenda.

No comments:

Post a Comment

Apa Itu Mobil JDM? Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya di Indonesia

 Apa itu mobil JDM? Ini pengertian lengkap JDM (Japanese Domestic Market), ciri-cirinya, perbedaan dengan mobil biasa, dan contoh mobil JDM ...